Iparku…

Cerita ini merupakan benar-benar pengalaman saya sendiri. Saya adalah Adri seorang pria yang sudah berkeluarga
dengan seorang istri dan dua orang anak yang lucu-lucu, dan cerita berikut
adalah pengalaman seks saya bersama ipar saya yang bernama Milky (bukan nama
sebenarnya).

Saya termasuk yang mempunyai nafsu besar dan cepat terangsang melihat
cewek-cewek cantik dan seksi serta terobsesi dengan perempuan yang sudah
bersuami. Kejadian ini bermula dari abang istri saya atau ipar saya dapat tugas
keluar negeri untuk waktu yang cukup lama yaitu 6 bulan (akhir tahun 2003).
Ipar saya ini mempunyai istri yang bernama Milky dan seorang anak yang berumur
satu tahun. Sejak dulu (waktu abang istri saya kawin) saya memang sudah
tertarik sama Milky karena selain orangnya cantik, badannyapun seksi dan
walaupun sudah punya anak badannya tetap terawat bagus serta mempunyai bulu
yang banyak ditangan dan dikakinya (mungkin didalam juga ya..)

Baca entri selengkapnya »

Tante Nita yg Binal

Apa yang akan kuceritakan ini terjadi beberapa tahun yang lalu, sewaktu aku masih kuliah sebagai mahasiswa teknik di Bandung tahun 90-an. Kejadiannya sendiri akan kuceritakan apa adanya, tetapi nama-nama dan lokasi aku ubah untuk menghormati privasi mereka yang terlibat.

Menginjak tahun kedua kuliah, aku bermaksud pindah tempat kos yang lebih baik. Ini biasa, mahasiswa tahun pertama pasti dapat tempat kos yang asal-asalan. Baru tahun berikutnya mereka bisa mendapat tempat kos yang lebih sesuai selera dan kebutuhan. Setelah “hunting” yang cukup melelahkan akhirnya aku mendapatkan tempat kos yang cukup nyaman di daerah Dago Utara. Untuk ukuran Bandung sekalipun, daerah ini termasuk sangat dingin apalagi di waktu malam. Kamar kosku berupa paviliun yang terpisah dari rumah utama. Ada dua kamar, yang bagian depan diisi oleh Sahat, mahasiswa kedokteran yang kutu buku dan rada cuek. Aku sendiri dapat yang bagian belakang, dekat dengan rumah utama.
Baca entri selengkapnya »

Pembantuku Yu nem

AKU terjaga saat kurasakan sesuatu yang dingin menyentuh kakiku.
“Gus …. bangun, sudah sore. Mandi dulu. Ayo… bangun.” Aku terbangun. Yu Nem berdiri di ujung tempat tidurku. Tangan kanannya mengguncang-guncang kakiku. Aku meliukkan badan, dan mataku terpejam lagi.
“Heeeh… ayo bangun. Mandi dulu,” Yu Nem kembali mengguncangkan kakiku.
Aku membalikkan badan. Enak sekali tidurku. Rasanya masih ingin tidur lagi. Kulirik jam dinding menunjuk pukul 4 sore lebih.
“Bu Lik sudah pulang, Yu?” tanyaku. Yu Nem menggeleng, dan kembali memintaku mandi. Oh ya, umurku waktu itu masih 12 tahun, masih kelas 6 SD. Yu Nem adalah salah satu pembantu kami (baca cerita sebelumnya: “Dipaksa Melayani Bu Lik”). Umurnya sekitar 30 tahun. Dia sudah lama ikut kami. Dia satu dari tiga pembantu kami. Yu Nem bertugas melayani keperluanku dan keperluan Bu Lik. Mulai dari mempersiapkan keperluan mandi, makan, apa saja. Karena itu aku lebih dekat dengan Yu Nem daripada dengan Mbah Karso atau Yu Parmi.
“Bu Lik kok belum pulang to Yu?” tanyaku. Yu Nem duduk di tepi ranjang.
“Mungkin sampai malam. Kan kulakannya ke Praci.”
Bu Lik adalah pedagang hasil bumi. Selain menerima setoran hasil bumi dari para petani, seringkali Bu Lik “hunting” dagangan sampai ke kota-kota kecamatan. Sesekali aku diajak.
“Ayo mandi dulu Gus,” kata Yu Nem. Aku pun beranjak. Yu Nem mengangsurkan handuk, dan aku menuju kamar mandi. Yu Nem mengikutiku.

Baca entri selengkapnya »

Ibu kost dan anak tetangga

Waktu itu sekitar tahun 2001.. Aku sdh menginjak bangku kuliah…
Aku ada mahasiswa di salah satu Universitas di Surabaya, sedangkan rumahku di daerah jakarta….
Terpaksa aku harus kost di Surabaya….
Aku akhirnya menemukan tempat yang nyaman menurutku…..
Saat pertama kaliku melihat ibu kost,,, ternyata ia masih muda….putih…dengan dada yang tidak terlalu besar dan tdk terlalu kecil….
Aku berkenalan sejenak dengan ibu kost itu…
“Aku Irvan bu… aku disini mau kuliah…”kataku sambil menyodorkan tangan ku ke tangannya yang cukup mulus itu.
“Oh….Saya Dewi…Semoga kamu betah di kosan ini yah”katanya…
“Pasti betah saya disini bu”kataku sambil ngegombal dikit ke ibu kost itu
“hahahah”di tertawa sejenak.
Setelah itu aku masuk ke kamar dan membereskan semua pakaian dan peralatan yang aku bawa dari Jakarta..
Setelah membereskan semua perlengkapan ku..kemudian aku mandi….
Saat keluar dari kamar mandi, aku melihat kamar yang tidak tertutup rapat..saat aku mengintip.. ternyata itu kamar Bu Dewi… dia sedang asyik membaca sambil tertawa… saat aku melihat ke arah kaki… dia sedang memakai rok… dan terlihat paha mulusnya yang putih itu… sejenak aku menikmati pandangan pertamaku pada paha ibu dewi……aku langsung pergi ke kamarku karena takut dipergoki oleh orang sedang asyik melihat paha Bu Dewi……
Baca entri selengkapnya »

Renaku Sayang

Pembaca sekalian perkenalkan nama ku Roy sampai sekarang aku masih melanjutkan kuliah di sebuah universitas di Magelang.
Umur ku masih 20 tahun. Cerita ini berawal ketika aku dan teman ku Ronald, Jefry dan rudi yg senang bermain game online ataupun sekedar bermain internet, membuka sebuah game centre dan warnet yg terletak di daerah Magelang utara. Pada dasarnya sih kami membuka usaha itu cuman iseng-iseng aja. Yah dari pada nga ada kerjaan ataupun malah menghabiskan uang untuk main game atau main internet di tempat lain, mendingan buat sendiri toh bias nambah nambah uang buat jajan dan beli rokok.

Belum lama usaha kami buka, kami seperti setengah kaget dan senang.
Bagaimana kami tidak senang, kebanyakan user kami adalah cewek-cewek SMU dengan postur tubuh yg sangat mempesona, bahkan bisa di ibarat kan buah apple yg siap di petik. Dan juga masih banyak gadis-gadis muda yg main ke tempat kami. Dengan keramahan teman-teman yg selalu sopan dan romantis dalam melayani pelangan, yah kami memang cukup professional. Bahkan postur tubuh kami dah wajah kami juga cukup lumayan mungkin itu juga salah satu factor yg membuat mereka tertarik untuk selalu datang berkunjung.

Baca entri selengkapnya »

Guru Yg Menggairahkan

Rina adalah seorang guru sejarah di smu. Umurnya 30 tahun, cerai tanpa anak. Kata orang dia mirip Demi Moore di film Striptease. Tinggi 170, 50 kg, dan 36B. Semua murid-muridnya, terutama yang laki-laki pengin banget melihat tubuh polosnya.

Suatu hari Rina terpaksa harus memanggil salah satu muridnya ke rumahnya, untuk ulangan susulan. Si Anto harus mengulang karena ia kedapatan menyontek di kelas. Anto juga terkenal karena kekekaran tubuhnya, maklum dia sudah sejak SD bergulat dengan olah raga beladiri, karenanya ia harus menjaga kebugaran tubuhnya. Baca entri selengkapnya »

Kerja Lembur Yg Mengagumkan

Nama panggilanku Sari. Aku berusia 25 tahun dan bekerja di sebuah perusahaan swasta di Surabaya pada posisi yang cukup menyenangkan baik secara status maupun secara ekonomi. Aku seorang blasteran Jawa-Jepang, namun secara fisik, banyak orang mengira aku keturunan Chinese karena warna kulitku putih dan mataku tidak lebar. Rambutku pendek seleher. Aku tergolong wanita yang kurus dengan tinggi badan 176 cm dan berat 59 kg. Namun aku merasa memiliki bentuk tubuh yang bagus, dengan kaki yang panjang, dan payudara yang tidak besar namun padat dan kencang. Sejak remaja, kehidupan seksualku tergolong cukup ‘bebas’ untuk orang Indonesia. Selama aku cocok dan dia cocok, aku easy going sajalah. Mungkin sikap ini juga yang membuatku belum mendapatkan pasangan ‘resmi’ hingga sekarang, tapi…, peduli amat? aku toh enjoy aja dengan ini semua.
Baca entri selengkapnya »

Bu Shinta Guruku

Sejalan dengan waktu, kini aku bisa kuliah di universitas keinginanku. Namaku Jack, sekarang aku tinggal di Yogyakarta dengan fasilitas yang sangat baik sekali. Kupikir aku cukup beruntung bisa bekerja sambil kuliah sehingga aku mempunyai penghasilan tinggi.

Berawal dari reuni SMA-ku di Jakarta. Setelah itu aku bertemu dengan guru bahasa inggrisku, kami ngobrol dengan akrabnya. Ternyata Ibu Shinta masih segar bugar dan amat menggairahkan. Penampilannya amat menakjubkan, memakai rok mini yang ketat, kaos top tank sehingga lekuk tubuhnya nampak begitu jelas. Jelas saja dia masih muda sebab sewaktu aku SMA dulu dia adalah guru termuda yang mengajar di sekolah kami. Sekolahku itu cuma terdiri dari dua kelas, kebanyakan siswanya adalah wanita. Cukup lama aku ngobrol dengan Ibu Shinta, kami rupanya tidak sadar waktu berjalan dengan cepat sehingga para undangan harus pulang. Lalu kami pun berjalan munuju ke pintu gerbang sambil menyusuri ruang kelas tempatku belajar waktu SMA dulu.

Baca entri selengkapnya »

Perawat sex

Hari ini adalah hari pertamaku tinggal di kota Bandung. Karena tugas kantorku, aku terpaksa tinggal di Bandung selama 5 hari dan weekend di Jakarta. Di kota kembang ini, aku menyewa kamar di rumah temanku. Menurutnya, rumah itu hanya ditinggali oleh Ayahnya yang sudah pikun, seorang perawat, dan seorang pembantu. “Rumah yang asri” gumamku dalam hati. Halaman yang hijau, penuh tanaman dan bunga yang segar dikombinasikan dengan kolam ikan berbentuk oval. Aku mengetuk pintu rumah tersebut beberapa kali sampai pintu dibukakan. Sesosok tubuh semampai berbaju serba putih menyambutku dengan senyum manisnya.

Baca entri selengkapnya »

Tanteku Tersayang

Jakarta! Ya, akhirnya jadi juga aku ke Jakarta. Kota impian semua orang, paling tidak bagi orang sedesaku di Gumelar, Kabupaten Banyumas, 23 Km ke arah utara Purwokerto, Jawa Tengah. Aku memang orang desa. Badanku tidak menggambarkan usiaku yang baru menginjak 16 tahun, bongsor berotot dengan kulit sawo gelap. Baru saja aku menamatkan ST (Sekolah Teknik) Negeri Baturaden, sekitar 5 Km dari Desa Gumelar, atau 17 Km utara Purwokerto. Kegiatanku sehari-hari selama ini kalau tidak sekolah, membantu Bapak dan Emak berkebun. Itulah sebabnya badanku jadi kekar dan kulit gelap. Kebunku memang tak begitu luas, tapi cukup untuk menopang kehidupan keluarga kami sehari-hari yang hanya 5 orang. Aku punya 2 orang adik laki-laki semua, 12 dan 10 tahun.

Baca entri selengkapnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.